Ciri Ciri Infeksi Pada Luka Caesar Dan Cara Mengatasinya

Ciri Ciri Infeksi Pada Luka Caesar
Ciri Ciri Infeksi Pada Luka Caesar

Melahirkan secara sesar kini makin banyak menjadi pilihan para wanita, alasannya ialah karena lebih cepat dan juga tidak terasa sakit saat melahirkan.

Akan tetapi sebenarnya, melakukan operasi sesar bukan tanpa resiko, bahkan bisa dikatakan jika resikonya cenderung lebih besar dari melahirkan normal.

Lagi pula sesar tidak sakit itu hanya di awal saja, karena memang pada saat operasi tubuh ada dalam pengaruh obat bius, baik lokal maupun seluruhnya. Setelah pengaruh biusnya hilang rasa sakit akibat irisan di kulit akan mulai terasa. Jadi sebenarnya sama saja seperti melahirkan dengan normal.

Ada satu lagi yang menjadi resiko setelah menjalani sesar yang tak lain adalah rentan terkena infeksi jika perawatan lukanya tidak benar. Lazimnya luka sesar akan membaik dalam waktu 4 hingga 6 minggu, itu pun anda belum bisa beraktifitas berat. Nah, jika sampai terjadi infeksi pada lukanya, pasti juga akan berpengaruh pada proses penyembuhan yang butuh waktu lebih lama lagi.

Faktor Pemicu Infeksi Pada Luka Sesar

Ada beberapa hal yang bisa menyebabkan luka jahitan sesar mengalami infeksi, diantaranya :

  • Obesitas atau kelebihan berat badan
  • Memiliki diabetes atau sistem imun yang lemah
  • Jarang periksa luka ke dokter
  • Pernah melakukan sesar sebelumnya
  • Perawatan luka yang tidak higienis
  • Kehilangan banyak darah selama persalinan atau operasi

Ciri Ciri Luka Sesar Terkena Infeksi

Akibat kelelahan dan mengurus bayi yang baru dilahirkan biasanya akan membuat anda sedikit repot sehingga perawatan luka sering tidak maksimal. Akibatnya muncullah gejala-gejala yang menjadi pertanda infeksi pada luka.

Perhatikan beberapa tanda berikut ini yang mengindikasikan gejala infeksi pasca operasi sesar.

1. Demam tinggi

Demam merupakan ciri umum dari infeksi dalam yang muncul pasca sesar. Meskipun memang demam dapat terjadi akibat banyak sebab, tapi demam tinggi dan juga berkepanjangan sering menjadi gejala khas infeksi. Jika demam anda naik diatas 30 derajat sebaiknya jangan mengabaikannya.

2. Sekitar luka terasa panas saat disentuh

Semestinya luka sesar semakin lama akan sembuh, rasa sakit dan warna kemerahan pada luka akan berkurang seiring waktu. Jika ternyata setelah beberapa minggu lukanya tidak menunjukkan perubahan bahkan warna kemerahan semakin meluas serta luka terasa panas ini menandakan lukanya sudah terkena infeksi.

3. Luka dan kaki membengkak

Terjadi pembengkakan pada luka dan kaki juga menjadi penanda infeksi pasca sesar. Meski memang bengkak pada luka merupakan gejala umum, tapi jika bengkak disertai dengan nyeri yang tak tertahan meski sudah minum obat pereda nyeri, sebaiknya segera mengunjungi dokter untuk mendapat bantuan.

4. Pembentukan nanah

Munculnya timbunan nanah pada luka sangat tidak normal, karena seharusnya luka membaik dan kering bukannya basah. Jika luka mengeluarkan nanah berwarna kuning kehijauan, itu merupakan pertanda infeksi bakteri dan harus segera diobati, jika tidak, dikhawatirkan bisa membahayakan karena infeksi mungkin menyebar ke seluruh tubuh.

5. Rasa gatal pada luka

Akibat infeksi, luka mungkin akan terasa gatal dan membuat anda ingin menggaruknya. Tapi sebaiknya jangan digaruk supaya tidak terjadi iritasi dan pendarahan yang justu bisa membuat bakteri lebih leluasa masuk ke lukanya. Apabila rasa gatal begitu mengganggu, mintalah nasihat dokter untuk mengatasinya.

6. Bau tidak sedap dari luka

Menurut C-Section Birth and Recovery, bau busuk yang berasal dari daerah sayatan adalah tanda infeksi . Jika Anda memperhatikan bau yang tidak alami atau yang tidak diinginkan di sekitar sayatan (terutama jika tetap ada atau semakin kuat) segera kunjungi dokter .

Bagaimana Pencegahan Terhadap Infeksi Luka Sesar ?

Apabila anda baru saja melakukan operasi sesar, berikut ini adalah beberapa tips untuk menghindari infeksi pada luka ;

  • Ikuti petunjuk perawatan luka pasca operasi yang biasanya akan diberikan oleh dokter atau perawat. Jika ada yang kurang jelas, jangan ragu untuk meminta penjelasan lebih rinci
  • Jika anda diresepkan antibiotik prncegahan infeksi, jangan melewatkannya atau berhenti minum selama masa perawatan belum selesai
  • Bersihkan luka dan gantilah perban secara teratur
  • Hindari pakaian yang terlalu ketat dan jangan mengoleskan lotion pada luka
  • Minta saran bagaimana posisi yang baik untuk menggendong bayi dan menyusui selama perawatan untuk menghindari tekanan pada luka
  • Rutinlah mengontrol luka ke dokter untuk mengetahui progres penyembuhan
  • Jika menemukan gejala yang menandakan infeksi sebaiknya tidak menunda untuk periksa ke dokter.

About the Author: Walatrashop.com

WalatraShop.com adalah agen obat herbal terpercaya dan bergaransi di kota Tasikmalaya. Kami sudah beroperasi selama 6 tahun dalam bidang penjualan obat herbal.

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.